Dipublikasi: 2026-04-28 17:35:20
Puputan Klungkung (1908) adalah perang habis-habisan (puput) melawan Belanda, simbol perlawanan harga diri. Semboyan Mati Tan Tumut Pejah bermakna fisik gugur, namun semangat dan kehormatan tetap hidup abadi, menolak tunduk pada penjajah hingga titik darah penghabisan.