Dipublikasi: 2026-03-12 17:01:22
Semarapura, INFO_PAS – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian warga binaan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Klungkung melaksanakan peringatan Hari Raya Suci Siwaratri bagi warga binaan beragama Hindu, Jumat (17/1). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dengan mengangkat tema Memaknai Hari Suci Siwaratri sebagai Malam Perenungan.
Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama yang diikuti oleh warga binaan beragama Hindu dan petugas Rutan Klungkung. Persembahyangan berlangsung khidmat sebagai bentuk bhakti serta penguatan spiritual, sebelum dilanjutkan dengan penyuluhan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian.
Dalam sambutannya, Kepala Pelayanan Tahanan menyampaikan bahwa peringatan Hari Raya Suci Siwaratri merupakan momentum penting bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi diri. Ia mengisahkan kisah Lubdaka, yang mengandung pesan moral tentang kesadaran diri, penyesalan yang tulus, serta kesempatan setiap manusia untuk memperbaiki diri.
“Melalui kisah Lubdaka, kita diajak untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik, selama memiliki kesadaran dan kemauan untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.
Sementara itu, penyuluh dari Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dalam pemaparannya menjelaskan secara lebih mendalam mengenai makna Hari Raya Suci Siwaratri sebagai malam perenungan suci. Siwaratri dimaknai sebagai momentum penyucian diri melalui pengendalian pikiran, perkataan, dan perbuatan (Tri Kaya Parisudha), serta peningkatan kesadaran spiritual melalui pelaksanaan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Peringatan Hari Raya Suci Siwaratri ini merupakan wujud komitmen Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Klungkung dalam memberikan pembinaan kerohanian yang holistik dan berkesinambungan, sekaligus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan.
Kontributor: Humas Rutan Klungkung